Detail Cantuman Kembali

XML

karakteristik mekanik variasi temperatur pada proses fairing mild steel grade A


Proses fairing merupakan suatu metode yang dilakukan untuk memperbaiki sifat keuletan dan ketangguhan suatu pelat setelah ditekuk dingin,. Perbaikan sifat mekanis yang disebabkan oleh pemanasan pada garis desain diakibatkan oleh perbedaan antara elongasi (penguluran, pemanjangan, dan pemuaian) antara sisisisi material yang dipanaskan dengan sisi yang belakangnya. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian terhadap material mild steel grade A, dengan standar pengujian ASTM E dilakukan pengujian secara fisik dan mekanik dimana pengujian fisik adalah uji tarik tekuk dan kekerasan dan pengujian fisik yaitu uji struktur microscopic serta mengunakan statistic analysis of variance (ANOVA). Dari hasil pengujian didapatkan hasil pengujian tekuk sangat baik, dan pengujian tarik didapatkan nilai tertinggi pada spesimen S2 A (temperatur 600° C) dengan nilai 507,11 Mpa dan yang terkecil adalah pada spesimen S1 C (temperatur 500° C) dengan nilai 464,79 Mpa. Sedangkan hasil microscopic didaptkan presentase jumlah perlit paling tinggi 74.93 % dan presentase perlit yang paing rendah dengan harga 41.16 % dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa temperatur sedang 500° mendapatkan Rata-rata jumlah perlit sebesar 66.51%, Sedangkan pada temperatur sedang mendapatkan Rata-rata 49.78% Dan temperatur tinggi sebesar 64.91% . Dari keseluruhan pengujian dengan menggunakan ANOVA bahwa variasi temperatur pada proses fairing tidak mempengaruhi sifat mekanik material secara signifikan.
621.17.13 Mun k
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2017
Surabaya
xvii, 81 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...